Jan
21

rainHujan di luar jendela begitu deras. Saya berhenti mengetik sejenak dan memandang tetesan-tetesan air yang jatuh dari langit dengan begitu cepatnya, mungkin karena tidak kuat menahan kuatnya gravitasi bumi. Tanpa sengaja, tiba-tiba suasana ini memanggil ingatan lama masa SMP dulu. Yah, suatu hari yang saya potret ke dalam memori otak saya. Entah mengapa kok potret itu saja yang tiba-tiba muncul :) .

Hari itu juga hujan deras seperti hari ini, saya bersama teman saya yang selalu bersama saya ada di dalam len DP. Ya, hujannya sangat deras dan semua tampak buram. Saya tidak mampu melihat apa yang ada di depan kaca pak sopir karena pada jendelanya mengalir air hujan.  Walaupun di luar kendaraan roda empat itu hujan deras, tapi radio di hadapan pak sopir masih menyala, entah saluran apa yang saat itu disetelnya, namun lagu yang keluar dari speaker radio itulah yang membuat saya mampu mengenang hari itu.

KLBK-Yovie & The Nuno

Entah ada kejadian apa yang terjadi setelah itu, tapi yang pasti saya cuma ingat – Saya duduk tepat di belakang pak sopir di dalam len DP dan di sebelah saya ada teman saya. Saat itu di dalam len hanya ada 4 orang saja termasuk saya, lalu seakan menjadi setting sebuah film, hujan diluar sana turun sangat lebat kemudian lagu KLBK diperdengarkan sebagai soundtrack untuk mengiringi momen biru itu.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
One Response
  1. Bubber says:

    So that’s the case? Quite a revelation that is.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>