2 hari yang lalu atau dalam kata lain sehari sesudah ujian (UTS) salah satu mata kuliah yg ada pada tangal 22 April, saya mulai menghitung-hitung tentang prediksi nilai saya di mata kuliah yg diujikan pada tanggal 22 April tersebut. Hal ini sangat beralasan mengingat saya sudah kehilangan 1 dari 5 penilaian yang ada. Kontrak perkuliahan untuk mata kuliah itu adalah sebagai berikut

Nah saya sudah melewatkan 1 dari 3 weekly performance yang dinilai, alhasil bisa dianggap bahwa nilai saya untuk activity itu adalah 0 (nol). Hal ini disebabkan oleh kasus yang saya tulis di salah satu posting saya sebelumnya.
Akhirnya saya mencoba menghitung-hitung nilai saya dengan asumsi saya dapat nilai yang gak terlalu muluk-muluk tapi realistis. Jadi hitungannya adalah sebagai berikut
61,2 termasuk dalam kategori BC. Atau sekalipun nilai-nilai saya dapat 80 untuk setiap activity maka saya pun hanya akan mencapai 64 yang mana masih juga dalam kategori BC. Saya menggunakan asumsi nilai sebesar ini dikarenakan berdasar pengalaman semester lalu, nilai-nilai yang diberikan untuk mata kuliah ini cukup mengenaskan.
Therefore, I wrote on my fb status as below
Yeah, since I missed one activity, I became more active in my class. This one could be the postive side of the missing, but the negative side is that I even do hardly, as optimize as possible, but the fact force me to be bound by the rule that I have to accept BC or B as my final score for this subject.
Belajar dari kejadian ini, mungkin saya bisa mengambil hikmah bahwa karena dalam suatu kejadian free will orang lain juga berpengaruh, maka pilihlah rekan yang kooperatif.
However, this post actually is only my outpouring, not to quip anybody but just try to take lessons


Recent Comments
28th Jan 12
28th Jan 12
28th Jan 12
21st Jan 12
20th Jan 12