ALHAMDULILLAH,,,hari-hari yang cukup rumit sudah terlewati. Mulai dari materi arkeologi dan genealogi yang mana pada saat presentasi masih belum sepenuhnya saya pahami, rencana penelitian buat PPK yang gagal, surat pengantar PR yang berbelit-belit, wawancara PR, bikin paper PR, nonton film Kartini, membaca lagi cerita
“pengalaman perubahan” buat speaking. Fiuhh…tapi ALHAMDULILLAH saya sudah melewatinya sekalipun kegagalan menyertai, namun saya tenang karena ada jalan lain yang sudah terbuka.
By the way, kemarin, 12 Mei I got treat from my friend in order to celebrate and pay my teaching at once. Bingung mau nraktir saya apa, akhirnya ujung-ujungnya balik ke our party food. Saya ditraktir Pizza. Sambil makan Pizza, kita diskusi tentang tugas-tugas kuliahnya yang dia minta ajari. Yang menggembirakan adalah ketika teman saya melaporkan kepada saya tentang hasil dari “kursus” dengan saya ini. Dia bilang…. continue reading…..
Setelah wawancara dengan Mbak Saras,pada hari Sabtu 8 Mei kita wawancara dengan PRO Hotel Bisanta Bidakara. Jam 10 pagi, itulah jam yang dijanjikan untuk wawancara. Setelah semua anggota kelompok saya berkumpul, kita langsung ke Hotel BB yang berlokasi di daerah belakangnya TP. Tempatnya agak terselubung sih, soalnya ada lapangan di depannya, jadi gak bakal nyangka kalo ada hotel bagus disana.
Sampai disana, kita parkir sepeda motor kita. Pada saat memarkir sepeda, tidak ada orang yang menjaga tempat parkir sepeda itu namun ketika kita sudah selesai, ada orang laki-laki pake’ baju seragam warna biru menghampiri kami dan menuliskan nomor sepeda motor kami di karcis. Perlu diketahui, di hotel ini penjaga parkirnya ada sendiri, bukan jukir umum yang kayak di pinggiran jalan. Dan satu lagi, parkir sepeda motor di hotel-hotel yang pernah saya kunjungi always free although we don’t reserve any room or in other words, we aren’t staying night there. Anyway, pada saat mas tadi ngasih karcis parkir, ada satu hal yang bikin teman saya, si Ngocis, ngguyu. Mas’e tadi pas ngasih karcisnya, bertanya
Mas: “Di kamar nomer berapa?”
Saya: (terkejut sebentar, tapi langsung menanggapi) continue reading…..
Due to many business I should do, so I have time to write the post now. However, akhirnya hari untuk wawancara dengan PRO (Public Relations Officer) Hotel Sahid tiba juga, tepatnya hari Jum’at tanggal 7 Mei. Di sisi lain, surat pengantar untuk mewawancarai PRO masih belum selesai juga karena orang yang seharusnya menandatangani surat pengantar itu masih sakit. Akhirnya saya dan kelompok saya menelepon Mbak Saras, PRO Hotel Sahid Surabaya, tentang perihal surat pengantar yang tidak bisa kami berikan dan tidak lupa kami memberi alasan mengapa bisa sampai begitu. ALHAMDULILLAH, mbak nya mau memahami dan membolehkan kami melakukan wawancara meski tanpa surat pengantar, namun dengan syarat harus menunjukkan KTM.
Langsung saja kami tancap gas ke Hotel Sahid. Sampai disana kami kami parkir, trus masuk, dan di resepsionis kami memberitahukan alasan kami datang ke Hotel Sahid. Lalu kami disuruh menunggu dulu delama beberapa menit. Cukup lama sih, lalu Mbak Saras datang dan kami diajak ke ruang makan Hotel Sahid. Setelah duduk, mbaknya minta ditunjukkan KTM……kebetulan dia cuma minta ke salah satu anak saja yaitu si Ngocis. Setelah beberapa detik membaca KTM si Ngocis, lalu mbak Saras bilang;
Mbak Saras: “Mmm…kemarin itu juga ada anak UNAIR yang kesini minta wawancara sama saya”
Semua anggota kelompok: (wajah terkejut)
Saya: “Anak Sastra Inggris juga ta, Mbak?”
continue reading…..
After I had experienced annoying things today, however I just got refreshed my mind by doing my weekly activity on Thursday. Yeah, every Thursday I do have an activity after my class finished, that is teaching. That is my pld close friend whom I teach. Actually, she asked me to teach her especially about English, since she still unable to use English correctly.
The unique from this teaching experience is that the payment. Usually I get payment in the form of money, but here, I get a payment in the form of meals. We have an appoinment that the place where we study is on the mall, that’s why the decission to give me a payment in the form of meals is very effective ^_^. In addition, unless I get a recovery of any distress I faced on the week by looking around in the comfortable place. Fiuhh,, however I’m so grateful to accept her offer.
Recent Comments
30th Aug 10
11th Aug 10
7th Aug 10
5th Aug 10
4th Aug 10