Sandal, entah kenapa, dianggap sebagai sesuatu yang tidak akademis

However, it is about my experience in previous months
Akhir-akhir ini cuaca di Surabaya sering berubah drastis. Tentu saja salah satunya adalah hujan, sepatu saya pun jadi basah dan saya pun juga tidak mau sepatu saya basah lagi. Lah wong mataharinya sekarang juga agak jarang bersinar gara-gara mendung. Jamuran la’an ngkok!!! Alhasil pada beberapa bulan terakhir saya lebih memilih menggunakan sandal clog saya. Modelnya yang bolong-bolong itu loh
Beberapa penduduk di rumah saya berkali-kali bertanya tentang penggunaan sandal itu akhir-akhir ini dan pertanyaan itu cukup intensif
.
“Awakmu oleh ta nang kampus nggawe iku?” –> “Oleh”
“Kon kape nang kampus ta, kok nggawe sandal iku?” –> “Iyo, knopo? Wong gak popo kok”
“Kon libur ta? Ngkok gak onok kuliah ta? Kok nggawe sandal ngono?” –> “Yo kuliah lo. Gak popo kok nggawe sandal, pokoke gak sandal jepit ae lo”
“Oleh ta ambek dosenmu nggawe sandal ngono iku?” –> “Gak popo kok”
Lah wong saya loh bolak-balik ke kampus pake sandal begituan juga gak apa-apa, masuk perpus juga gak papa. Dan ini sudah continue reading…..


Recent Comments
18th Apr 12
18th Apr 12
25th Mar 12
24th Mar 12
22nd Mar 12